Listening to Fight Song by Rachel Platten

Listening to Fight Song by Rachel Platten

Preview it on Path

Iklan
Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Laki laki dan perempuan pada dasarnya satu
Yang ketika hilang menumbuhkan rasa rindu Mereka dicipta bukan untuk saling beradu tentang siapa yang lebih maju Tapi untuk saling membantu di dalam do’a penghulu #happysaturday – at Ridwan’s Home

View on Path

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Ada 5 perkara yang bisa menenangkan hati.

1 Bersilaturahmi dengan orang2 yang shaleh
2 Membaca al-qur’an
3 Berpuasa untuk menahan nafsu
4 Rajin shalat malam
5 Sering meminta kepada allah untuk mempermudah dalam menghadapi masalah #OlehOlehJum’atan #Jum’atBarokah

View on Path

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Tidak ada dalam hati ini 2 cinta, sama halnya tidak ada 2 Tuhan dalam jiwa ini

View on Path

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Maaf INILAH AKU….

Sebuah kenyataan, yang membawaku terlahir di dunia ini. Tumbuh besar di tengah tengah keluarga ku yang damai. Di buaian kasih seorang Ibu, dalam lindungan kehangatan seorang Ayah, ku akui aku bahagia.
Tapi sama dengan manusia lain, aku hanyalah seorang manusia, bukan dewa. Akupun tak sempurna, aku banyaklah memiliki kekurangan. Tapi aku yakin, kekuranganku adalah kelebihanku yang terpendam. Suatu saat aku akan menggalinya, mengembangkannya, dan kupetik hasilnya kelak.
Sebuah cita-cita luhur keluarga, tertopang mantap di bahuku. Mantap, walau kadang aku lelah, aku lelah bukan berarti aku tak mampu, aku yakin aku mampu. Namun, kadangkala manusia mampu berusaha, tetaplah Tuhan penentunya, yaa kaan ?
Kembali lagi, kepada kesempurnaan, dan aku. Sekali lagi, aku bukan manusia sempurna, dan aku akan berusaha jadi diriku. I just wanna try to be my self.
Kadangkala, sebuah rasa iri menghampiri saat kesempurnaan orang lain terlihat di depan mata, sebuah rasa yang tak bisa terhindarkan, tapi sebuah keyakinanku “aku mampu jadi lebih baik, jika bukan saat ini, maka suatu saat, tapi itu harus”.
Aku bukan orang yang sempurna, aku takkan menutupi segala kekuranganku dengan banyak bualan, karna itu membuatku lebih dari kurang. Akan kututupi segala kekuranganku yang terlihat dengan segala kelebihan yang aku punya.
Tapi inilah aku, aku bersyukur dengan aku apa adanya sekarang, bersyukur tentang segala yang hadir dalam hidupku, dan bersyukur tentang segala yang telah di ambil dari hidupku, karena itu yang terbaik dari-Nya.
Kisah kisah yang terlukis indah, benang benang kasih sayang yang terjalin rapi, membuatku benar benar menikmati arti 4 tahun hidupku bersama kamu, menjelang sebuah perpisahan, menjelang sebuah penentuan, sekecap sekadar sepatah kata hanya untuk menyamapaikan tentang perasaan yang menjalar merambat indah dihati, tentang sebuah kegalauan, yang mungkin akan terucap lihai bukan hanya dari bibirku, namun bibir kamu juga. Sebuah kata “MAAF” tentang segala kekuranganku, segala kesalahanku kepada kamu, sebelum kita sama sama menjalani hidup baru dan kita berada di lingkungan berbeda.
Cukup, inilah aku dengan duniaku dan itu kamu dengan kebahagianmu.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

What I Did For Love

Literally Patti Murin

1374291_724263284266109_1603825607_nSo I openly and loudly consider myself one of the luckiest women alive, because somehow I managed to find one of those incredibly rare and unique men who is kind, loving, loyal, intelligent, funny, laid back, and who puts up with me willingly and happily. Oh, and he’s hot. Like REAL hot. Good work, Murin.

Fear not, this whole blog is not going to be a sickeningly delirious post about how much I love my fiancee and how lucky I am to have found him and blah blah blah chick lit novel I can’t believe he’s mine what did I do to deserve this. No, I deserve him. Oh, I freaking deserve him. Because when I look back on everything I went through to get him? I can’t believe I lasted this long without becoming a nun or a cat lady, or worst of all, a contestant on The Bachelor.

Lihat pos aslinya 776 kata lagi

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Apa Adanya

“Aku mau cari pasangan yang mau nerima aku apa adanya”
Kata basi yang sering diucapkan seseorang terhadap pasangannya yanv sering nuntut ini itu.
Entah apa motivasi dari banyak orang yang mengatakan kalimat tersebut.
Kalo menurutku seseorang menuntut ini itu terhadap pasangannya adalah hal yang sangat wajar, karena seseorang itu menginginkan pasangannya menjadi lebih baik. Dan wajar pula apabila seseorang mengabaikan tuntutannya jika tuntutan itu menjurus kepada keburukan.
Akan tetapi sangat tidak mungkin apabila seseorang menuntut pasangannya untuk keburukan, karena saya yakin setiap orang di dunia menginginkan pasangan yang lebih baik dari orang lain, meskipun penilaian orang berbeda-beda akan tetapi hal itu akan membuat seseorang sempurna dimata pasangannya dan itu akan menjadi bukti keseriusan dalam menjalin hubungan (Jika tuntutan yang baik itu dituruti), juga akan menjadikan sebuah kebanggaan untuk seseorang karena dirinya merasa telah berhasil untuk membimbing pasangannya.
Satu hal yang perlu kalian ingat Kebaikan itu harus dipaksa. Ada pepatah yang mengatakan “Bisa karena terbiasa” dan kalian jangan lupa pula “Hari ini harus lebib baik dari hari kemarin”.

Dari pembahasan di atas timbulah beberapa pertanyaan.
1. Apakah kalian masih mau nyari pasangan yang nerima kalian apa adanya tanpa memberi bimbingan yang baik ?
2. Apakah kalian tidak mau membuat bangga pasangan kalian ?
3. Apakah kalian serius dalam menjalin hubungan ?
-The answer is yours.

Jadi kesimpulan menurutku, menerima apa adanya bukan berarti seseorang menerima kekurangan pasangannya tanpa memberikan perubahan untuk menutupi kekurangan tersebut.

Dipublikasi di Catatan Harian | Meninggalkan komentar